Orang Sakit Diabetes Gak Boleh Makan Nasi, Masa sih?

Published a couple of years ago in Kesehatan - 0 Comments
diabetes makan nasi

Tidak bisa dipungkiri, di setiap lapisan masyarakat Indonesia akan mengamini sebuah pepatah bahwa “ Belum makan namanya kalau tidak melahap nasi “, dan hal tersebut juga terngiang di telinga saya hingga saat ini.

Lantas bagaimana dengan orang-orang yang menderita diabetes atau kadar gula darah terlalu tinggi? Sebab bagi mereka, nasi atau lebih tepatnya karbohidrat harus diperhatikan betul-betul asupannya. Bahkan ada yang beranggapan sudah tidak boleh makan nasi lagi. Hmm.., berat juga ya..

Namun yang ingin saya sampaikan saat ini adalah apakah betul seperti itu? Sebab seperti kita ketahui bahwa karbohidrat merupakan salah satu makro nutrisi yang diperlukan oleh tubuh setiap harinya. Dan nasi adalah salah satu sumber karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh akan hal tesebut.

Nah, untuk lebih jelasnya simak beberapa hal berikut ini ya

Aturan Makan Nasi

Makan yang serba manis tentunya sebagai hal yang sangat dihindari oleh Diabetasi, pasalnya makanan seperti nasi, gula, kentang, jagung dan sumber karbohidrat lainnya dianggap sebagai musuh bebuyutan yang akan membuat kadar gula darah naik secara signifikan.

diabetes makan nasi

Tidak sedikit juga mereka yang mengalami diabetes untuk memutuskan tidak makan nasi sama sekali. Padahal pada dasarnya tetap diperbolehkan untuk konsumsi nasi, hanya saja perlu diperhatikan cara makan dan kondisi yang tepat.

Dibawah ini hal-hal yang perlu Anda ketahui perihal konsumsi nasi yang tepat dikala sakit diabetes.

  1. Makan nasi dengan indeks glikemik rendah

Bayangkanlah, bagaimana ketika nasi putih yang masih hangat pmengepul disandingkan dengan lauk pauk kegemaran kita, hal tersebut merupakan momen paling enak disaat bersantap dan setiap orang pasti mengiyakan.

Akan tetapi nasi seperti itu sebenarnya tidak baik bagi penderita kencing manis (diabetes) oleh sebab kandungan glikemik nya yang sangat tinggi, sehingga disarankan untuk lebih menyantap nasi dingin yang sudah didiamkan semalam sehingga terbentuk serat pati resisten guna menghindari lonjakan kadar gula darah.

Memang bagi saya pribadi nasi yang sudah dingin tersebut rasanya kurang enak, entah kalo menurut Anda..

Bagi sebagian orang, alih-alih mengkonsumsi nasi dingin dari semalam mereka lebih memilih nasi merah yang dipercaya memiliki indeks glikemik lebih rendah serta kandungan serat yang lebih tinggi. Tujuannya tentu saja agar kadar gula darah lebih dapat dikontrol.

  1. Makan nasi secukupnya

Yah, walaupun sebagai diabetasi tidak dilarang untuk makan nasi tentunya hal lain yang wajib dipatuhi adalah makan dengan porsi secukupnya, karena dengan makan secukupnya hanya untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh akan karbohidrat.

Mungkin banyak yang bertanya seberapa besar porsi makan yang bisa dimakan seharinya? Secara garis besar seorang penderita diabetes bisa makan nasi sekitar 45-60 gr seharinya. Kalau dibuat dalam takaran kurang lebihnya ½ gelas yang terisi nasi.

Adapun hal tersebut bukanlah aturan baku, disesuaikan dengan keparahan diabetes, usia, aktifitas harian dan juga jangan lupa selalu konsultasikan dengan ahli gizi dan dokter Anda.

  1. Lengkapi dengan lauk pauk yang sehat

Hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah melengkapi dengan lauk pauk yang sehat dan alami agar tidak membuat kadar gula darah malah bertambah tinggi.

Jenis menu pelengkap ini antara lain makanan yang berserat tinggi seperti sayur mayur hijau bisa dikukus maupun ditumis, dan pastikan Anda memenuhi kebutuhan serati ini setiap harinya ya supaya membantu metabolisme tubuh dalam mencegah kenaikan gula darah.

Untuk makanan berprotein Anda bisa peroleh melalui daging ayan maupun sapi yang tidak berlemak dan diolah menggunakan minyak zaitun atau minya kelapa. Mengkonsumsi ikan laut 2x seminggu juga sangat baik menjaga kesemibangan metabolisme tubuh dalam mengatur gula darah.

  1. Rajin cek kadar gula darah

Selain melakukan ketiga hal diatas, tentunya yang bisa Anda lakukan adalah berusaha menjaga kadar gula darah agar stabil dengan cara rajin mencek kadar gula darah di dalam tubuh supaya bisa terus mengevaluasi kondisi tubuh dan kadar gula darah.

Jika sangat terpaksa Anda ingin mengkonsumsi sesuatu yang manis bisa mengganti gula dengan pemanis buatan yang banyak tersedian di supermarket. Namun tentunya Anda juga perlu bijak dalam menggunakan supaya tidak menimbulkan msalah baru mengingat produk-produk tersebut juga tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan.

Btw, mungkin Anda ingin tahu lebih jauh mengenai diabetes dan bagaimana mengatur pola hidup seimbang agar lebih sehat? Simak yuk video berikut ini:

No comments yet

Leave a Reply: